Prosedur skrining medis untuk mendeteksi materi genetik (DNA) virus Human Papillomavirus (HPV) tipe risiko tinggi, seperti tipe 16 dan 18, yang menjadi penyebab utama kanker serviks. Tes ini bertujuan menemukan infeksi virus sejak dini, bahkan sebelum terjadi perubahan sel prakanker.

Fungsi & Keunggulan: Mendeteksi keberadaan virus langsung pada sel leher rahim dengan tingkat akurasi lebih tinggi daripada Pap smear biasa.

Target: Direkomendasikan bagi wanita usia 30–65 tahun, atau yang memiliki hasil Pap smear tidak normal.

Prosedur: Sampel diambil dari serviks (leher rahim), mirip dengan Pap smear, dan hasilnya biasanya keluar dalam beberapa hari.

Contoh Penggunaan: Deteksi dini (skrining) rutin untuk mencegah kanker serviks, diulang setiap 5 tahun sekali.